close
Berita

Seminar Integrasi, Matematika dan Al-Qur’an

Dimensiper.com (9/5) Hari ini Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Matematika mengadakan seminar. Seminar itu bertema “Mewujudkan Generasi Muda Berbasis Qur’an”. Sebenarnya jadwal seminar adalah tanggal 27 april 2017, karena alasan tertentu diundur menjadi 9 mei 2017. Seminar ini bertempat di aula lantai 6 gedung Syaifudin Zuhri IAIN Tulungagung.

Pemateri didatangkan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malik Ibrahim Malang, yakni Abdussakir. Abdussakir menempuh pendidikan sarjana sampai doktoral di Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang (2000-2014). Seminar ini diawali dengan membahas konsep operasi dasar di matematika dalam perspektif Islam. Abdussakir mengungkapkan, “Tidak mengislamkan matematika, tapi menyebarkan islam dengan matematika.”

Konsep operasi dasar seperti pengurangan susun, dianggapnya bisa berdampak panjang dalam mengubah pemikiran anak-anak. Sesuai dengan pernyataannya, “Mengubah kata-kata saja, tapi dampaknya ke belakang besar.”
Pengurangan yang selalu diberikan solusi “pinjam” jika satuan dalam pengurangan susun tidak cukup dikurangi bawahnya. Sehingga diberikan tawaran, seperti Optimisation (beri sama) dengan memberikan sama kedua ruas. Hal ini diintegrasikan dengan konsep Islam dermawan.

Matematika yang lebih bisa diterapkan di dunia nyata menjadi lebih menarik. Seperti ungkap Rera mahasiswa Tadris Matematika semester 4, “Matematika yang dimaksud adalah matematika kehidupan.”

Ini berbeda jika disandingkan dengan matematika yang didapat di sekolah, “saya merasa matematika yang saya pelajari tidak ada hubungannya dengan al-Qur’an.” Imbuhnya.

Matematika sebenarnya selalu digunakan dalam kehidupan sehari-hari baik sadar maupun tidak sadar. Seminar ini membantu menambah kesadaran kegunaan matematika di kehidupan. Selain konsep operasi dasar untuk para pendidik di sekolah, konsep ini juga dapat diterapkan dalam kehidupan terutama dalam konteks Islami. Misalnya, bilangan bulat, himpunan, perbandingan, persamaan, statistika, sampai fungsi bahkan yang lainnya.

Abdussakir mengharapkan pendidik di sekolah maupun umum terutama pendidik matematika khususnya untuk lebih mempelajari matematika dan Islam. Sebab masih banyak hal yang sampai sekarang belum ditemukan berkaitan dengan matematika dari kitab suci itu. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan penelitian tentang matematika dalam al-Qur’an. []

Meyakini berasal dari trah dewa. Lahir dari rahim bidadari yang susah payah menyamar sebagai manusia biasa.

Jusuf Fitroh

The author Jusuf Fitroh

Meyakini berasal dari trah dewa. Lahir dari rahim bidadari yang susah payah menyamar sebagai manusia biasa.

Leave a Response