close
Cangkruk

FTIK Gelar Malam Tirakatan Untuk Sambut Kemerdekaan

Dimensipers.com (16/08). Setelah pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaaan (PBAK) Institut selama dua hari, kini masing-masing Mahasiswa Baru (Maba) mengikuti PBAK secara terpisah sesuai dengan fakultasnya. Mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) memulai agendanya di lapangan utama, dengan mengusung tema “Peran Nalar Kritis Pemuda dalam Merekonstruksi Pendidikan Indonesia yang Beretika”. Mahasiswa diharapkan dapat mengasah pemikiran kritisnya.

Agenda dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana (Ketupel), Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FTIK, dan Binti Maunah selaku Dekan FTIK. Kemudian disambung dengan sholat Dhuha berjamaah dan berbagai rangkaian acara. Salah satu acara khusus yakni Malam Tirakat, yang hanya diadakan oleh FTIK saja. Acara dimulai pukul 18.00 WIB dan direncanakan berakhir pukul 20.00 WIB.

”Pulang jam 16.00 lalu balik Jam 18.00 sampai jam 20.00, ujar Vicky Saputra selaku Ketupel PBAK FTIK.

Malam tirakat dimaksudkan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73, Vicky mengungkapkan, “Untuk menyambut hari kemerdekaan, itu cuma Istighosah. Kan besoknya hari kemerdekaan kalau bisa malamnya kita isi dengan hal-hal yang positif.

Maba sebelumnya telah diimbau secara langsung oleh pendamping mereka untuk mengikuti acara ini. Tidak sama seperti saat mengikuti rangkaian kegiatan PBAK di pagi, pada acara ini tidak ada dress code tertentu.

dok. pribadi

Pihak panitia telah menunjuk salah satu dosen Bahasa Arab yang bernama Fikri Amrullah sebagai pemimpin acara Istighosah. Acara ini kemudian dilanjutkan dengan penambahan sedikit materi sebelum diakhirinya Malam Tirakat.

Banyak mahasiswa yang mengapresiasi positif acara ini, “Ya baguslah, setiap hari-hari penting seperti ini diadakan istigosah, jadi nggak cuma perayaan aja,” ujar Latifah salah satu mahasiswi jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI).

Namun, ada juga mahasiswa yang mengeluh lelah, “Capek mbak bolak-balik, apalagi kita asramanya jauh,” kata Lina mahasiswi jurusan Tadris Bahasa Indonesia (TBI).

Setelah diadakannya acara Istighosah, mahasiswa juga berharap semoga Indonesia semakin baik kedepannya dan dengan banyaknya kasus-kasus termasuk terorisme yang sempat ada, “Ya semoga Indonesia lebih baik lagi dan nggak ada ricuh lagi, apalagi yang mengenai masalah teroris-teroris gitu,” ucap Aini dari Pendidikan Agama Islam (PAI).

[Reporter : Helin/Prily/Nifa]

 

 

 

 

 

Tags : #HUT73RI#PBAKFTIK2018#SAMBUTKEMERDEKAANIAINTULUNGAGUNG
Helin Kusuma

The author Helin Kusuma

1 Komentar

Leave a Response