close
Puisi

Akhir Bulan Berdarah

Satu Oktober

Kebangkitan Indonesia

Dari masa duka

Darah di mana-mana

Satu Oktober

Wujud kebangkitan Indonesia

Dari masa kelam

Udara yang kacau balau

Matahari terbit dengan air mata

Hati para pembatu yang telah mati

Mengatasnamakan Indonesia dengan menusuknya

Mencipta luka bagi bendera

Menodai merah Sang Saka
Satu Oktober

Awal bangkitnya jiwa Indonesia

Meninggalkan darah tercecar di jalan

Mengenangnya dengan tinggi tanpa melupakan

Satu Oktober

Kebangkitan kepercayaan Indonesia

Percaya akan negara

Meringkus para pembatu

Menutup jalan batunya

Satu Oktober

Mula dari akhir

Banyak ilusi di dalamnya

Kaca-kaca tipis yang rapuh

Namun tak semua orang tau

Satu Oktober

Banyak teki serta misteri di Dalamnya

Tak seorang pun menyadarinya

Terbius akan sulapnya

Satu Oktober

Kelabu dalam sinar mentari

Luka dalam senyuman

Penuh akan ilusi

Tags : oktoberpuisi
DN

The author DN

Leave a Response