close
Puisi

Puisi Jul

LIBUR

Tidak libur

Kosa kata libur terkubur

Tanggal merah tampak kabur

Produksi kata-kata sambil lembur,

Tak hirau lagi empuknya kasur

Selagi jam masih teratur

Tidak libur

                                                TA,260219


TERANG BULAN

Aku tak sengaja membahas tepung susu

Tidak pula ingin menjadikanya diksi puisiku

Hanya saja,

Seterang terang rembulan

Semisal cahaya pagi pendorong gerobak bapak

Menunggu rupiah dari bulan yang dipanggang

Di persimpangan sekolahku

Tulunggagung, 260219


KEMATIAN EROS

Eros telah mati

Di Rahim biarawati

Usai keningnya direnggut

Oleh puisi

Seperti yang sudah-sudah

Siapa gerangan yang ingin peduli

Kepada nyanyian suci

Di sekujur rambut berjuntai

Apa kau tak mengerti juga?

Akulah sang suci itu

Dan kaulah si puisi itu

Sampai kita telah melupa sekali

Eros telah mati

Pasca masturbasi dengan puisi

Eros telah mati

Aku dan puisi namun abadi

Tulungagung, 3 Maret 2019


Pulang

Aku pulang di kampung puisi

Karena rumah puisi tampak sepi

Dan aku tak butuh ramai (lagi)

                Aku pulang di kap-kap terpal

                Sebab di gedung tiada perdamaian

                Kecuali simbok yang dibayar

                Dan tukang kebun yang sabar

Aku pulang ke pangkuan imajinasi

Karena yang nyata tidak abadi

Aku pulang dalam rengkuhan

Karena di luar rumah udara dingin

Tidak bertempat,160918


ORAL CAVITY

Dia keluar dengan wujud sederhana

Karena orang-orang hanya berpikir selintasnya saja

Yang sering  dilihat dan dirasa itulah kebenaranya

Dan biasa saja,

Tapi, coba hitung rongga mulutmu

Tempat keluar bunyi yang terlitas dan terpikirkan

Bagaimana perpaduan lidah perasa dengan gigi

Apa jadinya jika rahang insan tidak berbentuk demikian

Bagaimana air liur yang melumasi stalistikmu

Bagaiman pita suara menerima getar dari jurang kerongkongan

Dan nana nina bla bla bla

Harusnya kau bayar semua itu dengan pujian kepada sang Maha

Dengan tiada berkurang kuasa-Nya

Tinggal kita yang menjadi pengguna dan mempelajarinya

Agar sama-sama tau ngomong itu tak cuma berlidah saja

TA, 111018

Lutfi Zulfa

The author Lutfi Zulfa

Leave a Response