close
Puisi

Puisi


Anak kecil, keluyuran di pusara alam mimpi
Mengusap aliran sungai mengarus di pipi
Mengisap kembali benda cair di hidung kiri

Telah lama ia belajar ramalan
Namun tak ditemui mantra sekuat sajakmu
Telah lama ia belajar melodi
Namun tak ada diksi seelok larikmu

Bersemayamnya fana jingga asmara-kama
Menjunjung cinta berwujud tanda
Mengusung rindu mengimani aksara murka
Dewa Durjana, melampaui segala bahasa

Mari berkunjung ke alam baka susastra
Balai kata ditata
Gubug kalimat dicatat
Tongkrongan diksi berimaji
Rumah gubah berkecambah

Tak ada rima antap tak bersua
Muruah karmina nganga menyala
Seloka asmara kenangan purba
Gatra balada pena nestapa

Puisi adalah amor fati
Kutukan terhebat yang kumiliki
Tanzil abadi dari sang Illahi

Hatiku merasa, tuturku mengucap, mataku menatap, tanganku berbincang, batinmu mengeja

Natasya Pazha

The author Natasya Pazha

Hatiku merasa, tuturku mengucap, mataku menatap, tanganku berbincang, batinmu mengeja

Leave a Response