close

Kanthong

KanthongNewscamp

Peringatan Isro’ Mi’roj Ma’had Al-Jami’ah IAIN Tulungagung

9640f7dde3861f389189308e0224fc93

Dimensipers.com – Senin (17/04) UPT Ma’had IAIN Tulungagung menggelar perhelatan dalam rangka memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW di Aula Utama IAIN Tulungagung. Acara ini berlangsung lebih kurang tiga jam, yakni dimulai pukul 19.00 hingga pukul 22.00 dengan mengundang mubaligh H. Shoim Al-Kassi. Keseluruhan peserta merupakan mahasantri Ma’had IAIN Tulungagung, segenap murobi’-murrobiah, dan dihadiri beberapa tamu undangan diantaranya wakil rektor 1, Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I juga dekan FUAD Dr. A. Rizqon Khamami, Lc., M.A

read more
BeritaKanthong

Menyambut Bulan Suci, HMJ TP Prakarsai Ruqyah Masal

IMG_0526

Dimensipers.com. 21/05/2017- Himpunan Mahasiswa Jurusan Tasawuf Psikoterapi (HMJ TP), baru saja usai menyelesaikan ruqyah massal dan pelatihan ruqyah dengan tema, “Menyucikan hati menyambut bulan yang suci” di aula utama IAIN Tulungagung. Sejak pagi panitia sudah bersiap-siap untuk menerima peserta. Peserta yang ikut dalam acara tersebut sebanyak 170 orang dan 20 praktisi ruqyah guna menemani peserta.

Nur Huda, sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk berdakwah serta menguatkan aqidah para peserta. Selain itu ruqyah bisa menjadikan obat dalam kehidupan manusia. Menurut Huda, setiap penyakit yang datangnya dari Tuhan pasti ada obatnya melalui bacaan Al-Qur’an yang tertera pada ruqyah.

“Kami di sini juga ingin mengahpus bawasannya ruqyah itu selalu identik dengan kesurupan, padahal itu tidak. Ruqyah juga bisa digunakan sebagai pengobatan medis.” Ucapnya ketika diwawancarai oleh Dimensi.

Selain menjadi pengobatan, ruqyah bisa dijadikan sebagai harapan untuk ikhlas dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebab mendekatkan diri bisa melalui berbagai cara salah satunya seperti ruqyah kali ini.

Saat ditanya esensi dari tema yang di usung, ia menjelaskan bulan ini sangat berdekatan dengan bulan Ramadhan. Untuk itu HMJ TP mempunyai inisiatif menggelar ruqyah masal berguna untuk membersihkan diri manusia dari segala penyakit dan diharapkan bisa khusuk menjalankan puasa ramadhan nantinya.

Ruqyah ini juga salah satu dakwah, ketika sudah selesai acara peserta diberikan cara untuk membentengi diri mereka malalui dzikir dan membaca Al-Qur’an. Ketika acara ruqyah ini tidak sengaja dilaksanakan berdekatan dengan bulan suci ramadhan. Menurut Huda, berguna sekali sebab mereka akan merasa lebih suci dan merasa kehilangan rasa penyakit yang pernah dideritanya serta bisa berlaku khusuk di bulan yang suci.

Acara ini juga salah satu program kerja dari HMJ TP yang di gelar di akhir semester. Menurut Lina L. Azizah, selaku wakil ketua umum menjelaskan kepada Dimensi. Bawasanya acara kali ini sebenarnya tidak disengaja berdekatan dengan bulan ramdhan. Namun, acara ini sudah dirancang sejak bulan November. Ketepatan saja acara kali ini berdekatan dengan bulan suci ramadhan. Maka dari itu, dari pihak HMJ TP merasa lebih tergugah mengadakan acara ruqyah. [Tsalits]

read more
Kanthong

HMJ KPI Selengarakan Talkshow Asma Nadia

IMG-20170429-WA001

Tulunagung, Selasa (25/4) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Tulungagung mengadakan Talkshow dan Bedah Film dengan tema “Kontribusi Film Islami dalam Memperkaya Budaya Islam”. Acara ini dimulai pukul 08.00 WIB di Gedung Syaifuddin Zuhri Lantai 6 dan dibuka dengan perfom dari panitia yaitu melantunkan lagu. Seminar ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta terdiri dari mahasiswa, siswa SMA dan masyarakat umum.

Acara ini dilatar belakangi dari pandangan teman-teman KPI sendiri bahwasanya industri perfilm-an yang bertemakan dakwah di Indonesia sudah mulai terkikis oleh film Barat. “Maka dari itu, teman-teman berinisiatif mengundang Asma Nadia untuk kembali menghidupkan serta menambah minat masyarakat terutama daerah Tulungagung untuk lebih mensuport film-film Islami”. Ujar Iguh selaku ketua pelaksana dari acara tersebut.

Asma Nadia merupakan sosok penulis yang karyanya bergenre Islami. Salah satu karyanya adalah novel berjudul “Jilbab Traveller” yang sekarang menjadi Best Seller. Dalam novel ini penulis mencoba untuk memotivasi para kaum perempuan agar selalu percaya diri dalam mengenakan jilbab khususnya bagi para Traveller perempuan. Banyak sekali  traveller yang merasa takut untuk mengenakan jilbab ketika berkunjung ke negara – negara yang mayoritas penduduknya non-muslim. “Jadi untuk para perempuan yang senang travelling, jangan merasa tidak percaya diri untuk mengenakan jilbab saat mengunjungi negara yang mayoritas non-muslim”Ujar Asma Nadia pada saat talkshow. Asma Nadia juga mengungkapkan bahwa lewat film – film yang bergenre islami seperti ini  diharapkan dapat memberi motivasi tersendiri untuk membentuk karakter remaja kearah yang lebih baik.

Harapan para panitia setelah terlaksanakanya acara ini adalah besarnya kontribusi film bergenre islami, khususnya di Indonesia dalam membentuk karakter bangsa. Di karnakan banyak nya orang yang merefleksikan film ke dalam kehidupan sehari-hari. []

 

read more
Kanthong

HMJ Tadris Bahasa Inggris Gelar Training IELTS

18083912_1237255993058553_360524006_o

Tulungagung – Jumat (21/4) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Bahasa Inggris IAIN Tulugagung mengadakan Training International English Language Testing System (IELTS).  Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat ini mendapat apresiasi positif dari mahasiswa Tadris Bahasa Inggris.

IELTS merupakan sejenis TOEFL namun lebih sulit dan tingkatannya juga lebih tinggi. Nilai TOEFL hanya dapat digunakan untuk masuk ke perguruan tinggi di beberapa negara tertentu, sedangkan nilai IELTS bisa digunakan untuk berbagai negara. Sehingga IELTS memiliki jangkauan yang lebih luas dari TOEFL. dan bentuk tes yang lebih sulit karena pada IELTS juga termuat test dalam bentuk speaking. Maka dari itu, acara tersebut bertujuan memfasilitasi dan mempermudah mahasiswa tidak hanya dari Tadris Bahasa Inggris apabila dari mereka ingin melanjutkan S2  diluar negeri.

Acara tersebut berlangsung dengan  antusiasme positif dari para peserta yang kurang lebih 200 peserta, bukan hanya dari kalangan mahasiswa melainkan juga beberapa dosen di IAIN Tulungagung. HMJ Tadris Bahsa Inggris berkontribusi dengan salah satu dosen IAIN Tulungagung juga yang pernah berpengalaman dengan IELTS, yaitu Faizatul Istiqomah M. Ed. Walau hanya dosen lokal namun beliau memilki pengalaman interlokal. Gelar yang tertulis M. Ed. menggambarkan bahwa pengalaman beliau yang pernah mengemban ilmu di luar negeri tepatnya Monas University, Australia.

Mengusung tema “One Step Closer with IELTS” atau satu langkah lebih dekat dengan IELTS  Faiz ingin mengenalkan dulu tentang IELTS itu sendiri. Jika memulai dengan pelatihan atau training itu sendiri langsung dalam praktek dirasa tidak cukup jika hanya dengan durasi waktu tiga jam. Umumnya pelatihan semacam ini butuh waktu sampai seminggu untuk bisa tuntas. Dengan singkatnya waktu yang ada, beliau mengharapkan dari acara ini untuk mengenal dahulu apa dan bagaimana bentuk IELTS itu. “Setelah memperkenalkan IELTS itu apa selebihnya itu apa kami serahkan pada Mam Faiz, mungkin di semester berikutnya Mam Faiz akan mengadakan short course atau bagaimana”, ungkap Afryl, salah satu anggota HMJ TBI.

IELTS merupakan program kerja dari Divisi Research and Development (RnD), yaitu divisi yang terjun pada penelitian yang berbau ilmiah. Training IELTS  baru dilakukan tahun ini,  sebagai pengganti Scientific Journal yang dirasa lebih penting dan berguna kedepannya. Cangkupan IELTS yang meliputi listening, reading, writing, and speaking yang menjadi bantuan bagi mereka yang ingin melanjutan studi di luar negeri. Bahkan tidak hanya spesifik pada keempat aspek tersebut tetapi juga pada langkah-langkah dan saran dalam pengerjaan IELTS itu sendiri dan juga masih membagi dari setiap aspek tersebut kedalam beberapa bagian lagi.

Acara  selesai sekitar pukul 11.00 WIB menghasilkan banyak respon baik dari para peserta. “Setelah mengetahui IELTS saya ingin mencoba dan ingin mencoba melanjutkan S2 saya di luar negeri. Syukur-syukur jika bisa walau juga hanya di Australia”, ungkap Nadhif, salah satu peserta Training IETLS.

Selain itu juga memunculkan harapan bagi panitia. “Kami berharap setelah agenda yang sesuai dengan tema kita One Step Closer with IELTS, kami dari panitia itu semoga temen-temen lebih mengenal IELTS dan memiliki motivasi untuk memiliki impian S2 di luar negeri”, ungkap Afryl []

read more
Kanthong

UKM Larantuka dan UKM Sekar Kusir Koalisi Gelar Festival Seni Budaya

IMG-20170407-WA0004

Tulungagung- Dua hari berturut-turut , Senin (03/04/17) s/d Selasa (04/04/16), Unit Kegiatan mahasiswa (UKM) Larantuka (musik, red) dan Sekar Kusir (seni rupa, red) menyelenggarakan festival seni dan budaya di Aula utama IAIN Tulungagung. Selain mahasiswa, festival ini dihadiri banyak seniman dari dalam maupun luar Tulungagung. Festival ini diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas dan cinta mahasiswa terhadap seni dan budaya. Festival ini mengusung tema yang filosofis, yakni, “Sedang dalam Nirwana”.

“Tema festival ini adalah “Sedang dalam Nirwana”. Nirwana adalah surga, dan surga merupakan suatu keindahan” sebelum berkarya harus berimajinasi yang indah-indah untuk menghasilkan karya yang indah pula”, ujar ketua umum Larantuka Ahmad Nur Fikri.

Kegiatan seperti ini merupakan kali pertama yang diselenggarakan oleh mahasiswa IAIN Tulungagung. Apalagi kegiatan ini diprakarsai dua UKM cabang seni dan mampu menarik minat seni mahasiswa. Festival ini sebenarnya ingin menggandeng seluruh UKM seni yang ada di IAIN Tulungagung. Namun masih ada beberapa kendala sehingga saat ini masih belum mampu terealisasi. “Kemarin sebenarnya pengen sama UKM Theater juga, tapi kayaknya mereka masih repot. Mungkin next event kami akan menggandeng semua”, ujar Ahmad Nur Fikri lagi di sela-sela kesibukannya ketika di wawancara Selasa malam.

UKM Larantuka maupun Sekar Kusir berusaha menyelenggarakan acara ini dengan sangat matang. Terbukti dari berbagai persiapan yang telah dilakukan. “Persiapan yang dilakukan dari Sekar Kusir sendiri membuat karya sketsa hingga bimbingan dengan para seniman. Sedangkan, dari larantuka itu latihan band, karawitan, gamelan”, kata Syamsu Dhuha panitia dari UKM Sekar kusir.

Acara ini menampilkan kesenian mulai dari tradisional hingga kontemporer. “Banyak kerjasama yang kami lakukan mulai dengan komunitas blues, musik jazz, hip-hop, seniman lukis, komunitas seni tradisional dan sebagainya”, tambah Fikri.

Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan seni dan budaya, festival ini juga memberikan edukasi pengetahuan seni. Pada malan pertama, ada workshop tentang alat-alat musik sekaligus pertunjukan perkusi. Pada malam terakhir sebelum penutupan festival ini mengadakan seminar musik yang di isi oleh bapak M. Ridho, MA. Beliau merupakan salah satu dosen seni di IAIN Tulungagung.

Dalam acara ini banyak mahasiswa dan para seniman dari luar Tulungagung yang diundang. Seperti mahasiswa seni dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Malang (UM). Selain mahasiswa, mereka juga mengundang berbagai seniman yang ada di Tulungagung dan luar Tulungagung, salah satunya komunitas seni Dewi Sri.

“Selain mahasiswa IAIN banyak yang kami undang, mulai dari seniman-seniman, teman-teman ISI Yogja, UM, teman-teman UB ya yang insyaalloh malam ini akan hadir”, ujar Fikri.

Di akhir acara sebelum penutup, di putarkan video dokumentasi berdurasi 30 menit. Video ini mendokumentasi persiapan panitia mulai awal hingga terselenggaranya festival. Tentu ini merupakan bentuk apresiasi terhadap panitia yang telah menyukseskan festival tersebut.

Kedepannya festival ini diharapkan menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Tidak hanya dua UKM yang bekerjasama namun berusaha menggandeng seluruh UKM seni yang ada di IAIN Tulungagung. “Harapannya ke depan mampu mengajak seluruh UKM seni di IAIN untuk membuat event seperti ini”, ujar Fikri menutup wawancaranya dengan crew Dimensi. []

read more
Kanthong

HMJ PAI IAIN Tulungagung Gelar Olimpiade Tingkat SLTA

IMG-20170328-WA0014

Tulungagung, Sabtu (25/03/2017) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung menggelar Olimpiade PAI tingkat SLTA Se-Karisidenan Kediri dengan tema Meningkatkan Potensi Melalui Kompetensi Sebagai Upaya Membentuk Generasi yang Cerdas Berkualitas dan Berkarakter Islami. Acara diselenggarakan selama dua hari, 25 Maret untuk pembukaan, dan 27 Maret sebagai penutupan kegiatan tersebut.

Pembukaan Olimpiade PAI (OLPAI) berlangsung di Auditorium IAIN Tulungagung pukul 08.15. Dihadiri oleh 74 peserta dari pelbagai lembaga sekolah yang ada di karisidenan Kediri baik SMA dan MA.

read more
Kanthong

Dekan Febi Cup 2017 Sukses Terlaksana, Geronimo B Juaranya

16789452_294875047594539_5901370508783386624_n

Tulungagung (25/3), rampung sudah perhelatan akbar Dekan Febi Cup 2017. Futsal Competition yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) IAIN Tulungagung menawarkan hadiah jutaan rupiah dan trofi juara. “Hadiah (uang pembinaan, red) dan trofi”, tegas Indra, ketua Dema Febi saat ditanya hadiah kompetisi futsal tersebut.

Dekan Febi Cup 2017 merupakan kompetisi futsal kedua yang diadakan oleh Dema Febi. Edisi sebelumnya dan yang pertama kali adalah Dekan Febi Cup 2016, yang diselenggarakan oleh Dema Febi periode 2015/2016.

Pihak Fakultas sendiri sangat mendukung event ini. “Iya, mendukung dan memberikan izin, dukungan penuh”, ujar Indra meyakinkan kami saat ditanya terkait dukungan pihak fakultas.

Animo mahasiswa terhadap penyelenggaraan Dekan Febi Cup 2017 cukup tinggi. Terbukti banyaknya jumlah peserta yang berpartisisipasi mencapai 29 tim. Tidak hanya peserta dari dalam IAIN Tulungagung saja, peserta dari kampus luar turut ambil bagian dalam perhelatan tersebut.

“Jumlah tim 29. Peserta dari Unita (Universitas Tulungagung) dua tim, STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Tulungagung dua tim, STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Hutama Abdi Husada satu tim, STIKES Karya Putera Bangsa satu tim, STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Muhammadiyah satu tim”, ujar Indra.

Kompetisi Dekan Febi Cup dilaksanakan di Sumeleh Futsal, Kauman Tulungagung. “Lokasinya yang berbeda”, Indra menunjukkan perbedaan Dekan Febi Cup tahun ini dengan tahun sebelumnya,”tahun ini di Sumeleh Futsal Kauman, tahun lalu di Karangwaru Futsal Center (KFC)”, tambahnya.

Pelaksanaan Dekan Febi Cup 2017 berjalan selama dua hari, terhitung sejak tanggal 24 sampai 25 Maret 2017. Sistem yang digunakan dalam kompetisi adalah sistem knock out, jadi siapa yang kalah tim tersebut langsung gugur.

Pihak panitia sendiri memberikan aturan ‘boleh BON’ untuk menambah semaraknya kompetisi. Seperti yang dikatakan Indra, “Kita memperbolehkan apabila kampus undangan berpartisipasi menggandeng mahasiswa luar kampus mereka, namun masih kampus yang ada di Tulungagung.”

Untuk edisi tahun 2017 ini berhasil menelurkan juara baru yakni tim Geronimo B. disusul kemudian oleh El Zabhir sebagai juara ke dua, dan Akabocu sebagai juara ke tiga. Geronimo B menjadi tim tersukses dalam kompetisi kali ini. Selain menjadi juara umum, tim Geronimo B juga berhasil menyabet gelar topskor pada diri Irfan.

Agenda Dekan Febi Cup terselenggara cukup sukses. Tidak ada kendala berarti selama berjalannya kompetisi. Harapannya semoga Dekan Febi Cup tahun mendatang bisa dilaksanakan kembali dan semakin besar. []

read more
Kanthong

Kopma STKIP Studi Banding ke Kopmart IAIN

studi banding

Tulungagung (25/3), Sabtu sore Koperasi Market (KOPMART) Al-Kautsar menyambut kedatangan Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Amanah dari Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Tulungagung. Kopma Amanah merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak dalam bidang koperasi. Kunjungan ini sebagai studi banding usaha perbaikan Kopma Amanah kedepannya.

Anggota Kopma Amanah yang bisa dikatakan pasif, menjadi pemicu utama dilaksanakannya kunjungan ini. Triesna Vera Kofia selaku Ketua Umum Kopma Amanah mahasiswi semester 4 jurusan Pendidikan Ekonomi menerangkan, “Latar Belakang Kopma Amanah STKIP Tulungagung berkunjung ke Kopmart Al-Kautsar, saya sebagai ketua angkatan tahun ini melihat kondisi kopma di STKIP masih belum bisa ditata dengan benar. Keinginan saya itu tanya-tanya ke IAIN bagaimana kepengurusannya, transaksinya bagaimana, agar Kopma Amanah bisa ikut berkembang”

Sharing ilmu dan pengalaman dimulai pukul 3 sore di ruang fotocopy Kopmart Al-Kautsar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Kunjungan Kopma Amanah merupakan kali pertama dilakukan tahun ini. Kunjungan dalam kesempatan kali ini dihadiri 10 orang, diantaranya 8 pengurus dan 2 anggota. “… kami berjumlah 10 orang. masih ada teman-teman pengurus yang belum datang…”, ujar Palupi Mahasiswi semester 4 jurusan Pendidikan Ekonomi.

Fedra Arga Ludika, Ketua Umum Kopmart Al-kautsar, dalam diskusi menerangkan bagaimana memanajemen Kopmart,” Bahwasannya dalam setiap kepengurusan memegang bidangnya masing-masing. Seperti, Bidang Usaha, Bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA), Bidang Litbang, dan Bidang Audit”.
“Penjadwalan jaga kami mengambil jam kosong anggota dan pengurus untuk mendampingi anggota. Jadi, sebelumnya kami mengadakan pertemuan. Untuk pencatatan transaksi setiap harinya, kami membuat buku yang isinya nama barang, jumlah, dan harga. Setelah menjelang sore hari pukul 4 itu diadakan rekap hasil penjulan hari ini” tambah Arga.

Forum  diskusi berjalan dengan lancar dan terlihat begitu mengalir. Rekan-rekan Kopma STKIP maupun Kopmart IAIN tak sungkan saling bertukar pengalaman dan jaringan.

“Harapan atas kunjungan ini dapat menginspirasi Kopma Amanah memulai kembali memperbaiki struktur kepengurusan. Selain dari pada itu, dapat menjalin kerja sama dengan Kopma Se-Tulungagung”, ujar Vera menyampaikan harapan. []

read more
Kanthong

Peringati Hari Air Mapala Himalaya Bagikan Bibit Toga

DSC06419 (2)

Rabu (22/03). Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Himalaya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, menggelar aksi pembagian bibit Tanaman Obat Keluarga (toga) dalam rangka memperingati hari air sedunia. Acara ini dilaksanakan diseluruh kantor staf dan dosen IAIN Tulungagung pada pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB. Pembagikan bibit ini diberikan langsung kepada  semua staf dan dosen kampus IAIN Tulungagung. Ini  merupakan aksi perdana dalam peringatan hari air sedunia yang dilakukan oleh MAPALA IAIN Tulungagung.

read more
Kanthong

Mei, Ketua Umum KSR yang Baru

IMG_6454

Dimensipers.com 05/03/17. Korp Suka Rela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) IAIN Tulungagung telah usai melaksanakan musyawarah anggota (musang). Acara itu dilaksanakan pada jumat hingga minggu (3 sampai 5 Maret 2017) kemarin. Seperti kebanyakan organisasi kampus lainnya, musang merupakan ajang memilih ketua baru dan pelaporan Laporan Petanggung Jawaban (LPJ). Dilansir dari hasil musang 2017 KSR IAIN Tulungagung itu telah terpilihlah Mei Saiful Rohman sebagai kepala suku yang baru.

Mei, biasa dia disapa, adalah mahasiswa semester enam jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI). Mahasiswa asal Panggul, Trenggalek, sudah akrab dengan organisasi kesehatan sejak SMA. Mei bercerita bahwa dia menjadi bagian perintis PMR di SMAN 1 Panggul. Kecintaannya pada bidang tersebut diteruskan Mei hingga saat ini, bergabung di KSR PMI IAIN Tulungagung dan kini menjadi ketua umum di dalamnya.

read more