close

Newscamp

Belajar

IAIN Tulungagung Menjadi BLU, Siapkah?

DSC00254

Akhir tahun 2016 (21/12) IAIN Tulungagung mendapatkan penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Blitar sebagai Satuan Kerja (Satker) terbaik. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan IAIN Tulungagung, Samsi, bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghargaan bagi satuan kerja dengan anggaran di atas 1 milyar terbaik yang dilayani oleh KPPN Blitar. Setelah mendapatkan prestasi diakhir tahun 2016, IAIN Tulungagung mendapatkan amanat untuk berproses menuju kampus badan layanan unum (BLU) pada awal 2017.

Badan Layanan Umum (BLU) merupakan salah satu paradigma tentang daya kelola keuangan. Paradigma ini dimaksudkan untuk memangkas ketidak efesienan dalam hal pengelolaan keuangan. BLU berfungsi sebagai badan yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat umum. Segala bentuk pengadaan, pengelolaan dan hasil yang didapat akan masuk dalam kas suatu instansi itu sendiri. Secara umum, suatu instansi yang telah menggunakan sistem ini dapat mengatur keuangan secara mandiri.

read more
Kanthong

UKM Larantuka dan UKM Sekar Kusir Koalisi Gelar Festival Seni Budaya

IMG-20170407-WA0004

Tulungagung- Dua hari berturut-turut , Senin (03/04/17) s/d Selasa (04/04/16), Unit Kegiatan mahasiswa (UKM) Larantuka (musik, red) dan Sekar Kusir (seni rupa, red) menyelenggarakan festival seni dan budaya di Aula utama IAIN Tulungagung. Selain mahasiswa, festival ini dihadiri banyak seniman dari dalam maupun luar Tulungagung. Festival ini diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas dan cinta mahasiswa terhadap seni dan budaya. Festival ini mengusung tema yang filosofis, yakni, “Sedang dalam Nirwana”.

“Tema festival ini adalah “Sedang dalam Nirwana”. Nirwana adalah surga, dan surga merupakan suatu keindahan” sebelum berkarya harus berimajinasi yang indah-indah untuk menghasilkan karya yang indah pula”, ujar ketua umum Larantuka Ahmad Nur Fikri.

Kegiatan seperti ini merupakan kali pertama yang diselenggarakan oleh mahasiswa IAIN Tulungagung. Apalagi kegiatan ini diprakarsai dua UKM cabang seni dan mampu menarik minat seni mahasiswa. Festival ini sebenarnya ingin menggandeng seluruh UKM seni yang ada di IAIN Tulungagung. Namun masih ada beberapa kendala sehingga saat ini masih belum mampu terealisasi. “Kemarin sebenarnya pengen sama UKM Theater juga, tapi kayaknya mereka masih repot. Mungkin next event kami akan menggandeng semua”, ujar Ahmad Nur Fikri lagi di sela-sela kesibukannya ketika di wawancara Selasa malam.

UKM Larantuka maupun Sekar Kusir berusaha menyelenggarakan acara ini dengan sangat matang. Terbukti dari berbagai persiapan yang telah dilakukan. “Persiapan yang dilakukan dari Sekar Kusir sendiri membuat karya sketsa hingga bimbingan dengan para seniman. Sedangkan, dari larantuka itu latihan band, karawitan, gamelan”, kata Syamsu Dhuha panitia dari UKM Sekar kusir.

Acara ini menampilkan kesenian mulai dari tradisional hingga kontemporer. “Banyak kerjasama yang kami lakukan mulai dengan komunitas blues, musik jazz, hip-hop, seniman lukis, komunitas seni tradisional dan sebagainya”, tambah Fikri.

Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan seni dan budaya, festival ini juga memberikan edukasi pengetahuan seni. Pada malan pertama, ada workshop tentang alat-alat musik sekaligus pertunjukan perkusi. Pada malam terakhir sebelum penutupan festival ini mengadakan seminar musik yang di isi oleh bapak M. Ridho, MA. Beliau merupakan salah satu dosen seni di IAIN Tulungagung.

Dalam acara ini banyak mahasiswa dan para seniman dari luar Tulungagung yang diundang. Seperti mahasiswa seni dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Malang (UM). Selain mahasiswa, mereka juga mengundang berbagai seniman yang ada di Tulungagung dan luar Tulungagung, salah satunya komunitas seni Dewi Sri.

“Selain mahasiswa IAIN banyak yang kami undang, mulai dari seniman-seniman, teman-teman ISI Yogja, UM, teman-teman UB ya yang insyaalloh malam ini akan hadir”, ujar Fikri.

Di akhir acara sebelum penutup, di putarkan video dokumentasi berdurasi 30 menit. Video ini mendokumentasi persiapan panitia mulai awal hingga terselenggaranya festival. Tentu ini merupakan bentuk apresiasi terhadap panitia yang telah menyukseskan festival tersebut.

Kedepannya festival ini diharapkan menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Tidak hanya dua UKM yang bekerjasama namun berusaha menggandeng seluruh UKM seni yang ada di IAIN Tulungagung. “Harapannya ke depan mampu mengajak seluruh UKM seni di IAIN untuk membuat event seperti ini”, ujar Fikri menutup wawancaranya dengan crew Dimensi. []

read more
Kanthong

HMJ PAI IAIN Tulungagung Gelar Olimpiade Tingkat SLTA

IMG-20170328-WA0014

Tulungagung, Sabtu (25/03/2017) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung menggelar Olimpiade PAI tingkat SLTA Se-Karisidenan Kediri dengan tema Meningkatkan Potensi Melalui Kompetensi Sebagai Upaya Membentuk Generasi yang Cerdas Berkualitas dan Berkarakter Islami. Acara diselenggarakan selama dua hari, 25 Maret untuk pembukaan, dan 27 Maret sebagai penutupan kegiatan tersebut.

Pembukaan Olimpiade PAI (OLPAI) berlangsung di Auditorium IAIN Tulungagung pukul 08.15. Dihadiri oleh 74 peserta dari pelbagai lembaga sekolah yang ada di karisidenan Kediri baik SMA dan MA.

read more
Kanthong

Dekan Febi Cup 2017 Sukses Terlaksana, Geronimo B Juaranya

16789452_294875047594539_5901370508783386624_n

Tulungagung (25/3), rampung sudah perhelatan akbar Dekan Febi Cup 2017. Futsal Competition yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) IAIN Tulungagung menawarkan hadiah jutaan rupiah dan trofi juara. “Hadiah (uang pembinaan, red) dan trofi”, tegas Indra, ketua Dema Febi saat ditanya hadiah kompetisi futsal tersebut.

Dekan Febi Cup 2017 merupakan kompetisi futsal kedua yang diadakan oleh Dema Febi. Edisi sebelumnya dan yang pertama kali adalah Dekan Febi Cup 2016, yang diselenggarakan oleh Dema Febi periode 2015/2016.

Pihak Fakultas sendiri sangat mendukung event ini. “Iya, mendukung dan memberikan izin, dukungan penuh”, ujar Indra meyakinkan kami saat ditanya terkait dukungan pihak fakultas.

Animo mahasiswa terhadap penyelenggaraan Dekan Febi Cup 2017 cukup tinggi. Terbukti banyaknya jumlah peserta yang berpartisisipasi mencapai 29 tim. Tidak hanya peserta dari dalam IAIN Tulungagung saja, peserta dari kampus luar turut ambil bagian dalam perhelatan tersebut.

“Jumlah tim 29. Peserta dari Unita (Universitas Tulungagung) dua tim, STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Tulungagung dua tim, STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Hutama Abdi Husada satu tim, STIKES Karya Putera Bangsa satu tim, STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Muhammadiyah satu tim”, ujar Indra.

Kompetisi Dekan Febi Cup dilaksanakan di Sumeleh Futsal, Kauman Tulungagung. “Lokasinya yang berbeda”, Indra menunjukkan perbedaan Dekan Febi Cup tahun ini dengan tahun sebelumnya,”tahun ini di Sumeleh Futsal Kauman, tahun lalu di Karangwaru Futsal Center (KFC)”, tambahnya.

Pelaksanaan Dekan Febi Cup 2017 berjalan selama dua hari, terhitung sejak tanggal 24 sampai 25 Maret 2017. Sistem yang digunakan dalam kompetisi adalah sistem knock out, jadi siapa yang kalah tim tersebut langsung gugur.

Pihak panitia sendiri memberikan aturan ‘boleh BON’ untuk menambah semaraknya kompetisi. Seperti yang dikatakan Indra, “Kita memperbolehkan apabila kampus undangan berpartisipasi menggandeng mahasiswa luar kampus mereka, namun masih kampus yang ada di Tulungagung.”

Untuk edisi tahun 2017 ini berhasil menelurkan juara baru yakni tim Geronimo B. disusul kemudian oleh El Zabhir sebagai juara ke dua, dan Akabocu sebagai juara ke tiga. Geronimo B menjadi tim tersukses dalam kompetisi kali ini. Selain menjadi juara umum, tim Geronimo B juga berhasil menyabet gelar topskor pada diri Irfan.

Agenda Dekan Febi Cup terselenggara cukup sukses. Tidak ada kendala berarti selama berjalannya kompetisi. Harapannya semoga Dekan Febi Cup tahun mendatang bisa dilaksanakan kembali dan semakin besar. []

read more
Kanthong

Kopma STKIP Studi Banding ke Kopmart IAIN

studi banding

Tulungagung (25/3), Sabtu sore Koperasi Market (KOPMART) Al-Kautsar menyambut kedatangan Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Amanah dari Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Tulungagung. Kopma Amanah merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak dalam bidang koperasi. Kunjungan ini sebagai studi banding usaha perbaikan Kopma Amanah kedepannya.

Anggota Kopma Amanah yang bisa dikatakan pasif, menjadi pemicu utama dilaksanakannya kunjungan ini. Triesna Vera Kofia selaku Ketua Umum Kopma Amanah mahasiswi semester 4 jurusan Pendidikan Ekonomi menerangkan, “Latar Belakang Kopma Amanah STKIP Tulungagung berkunjung ke Kopmart Al-Kautsar, saya sebagai ketua angkatan tahun ini melihat kondisi kopma di STKIP masih belum bisa ditata dengan benar. Keinginan saya itu tanya-tanya ke IAIN bagaimana kepengurusannya, transaksinya bagaimana, agar Kopma Amanah bisa ikut berkembang”

Sharing ilmu dan pengalaman dimulai pukul 3 sore di ruang fotocopy Kopmart Al-Kautsar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Kunjungan Kopma Amanah merupakan kali pertama dilakukan tahun ini. Kunjungan dalam kesempatan kali ini dihadiri 10 orang, diantaranya 8 pengurus dan 2 anggota. “… kami berjumlah 10 orang. masih ada teman-teman pengurus yang belum datang…”, ujar Palupi Mahasiswi semester 4 jurusan Pendidikan Ekonomi.

Fedra Arga Ludika, Ketua Umum Kopmart Al-kautsar, dalam diskusi menerangkan bagaimana memanajemen Kopmart,” Bahwasannya dalam setiap kepengurusan memegang bidangnya masing-masing. Seperti, Bidang Usaha, Bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA), Bidang Litbang, dan Bidang Audit”.
“Penjadwalan jaga kami mengambil jam kosong anggota dan pengurus untuk mendampingi anggota. Jadi, sebelumnya kami mengadakan pertemuan. Untuk pencatatan transaksi setiap harinya, kami membuat buku yang isinya nama barang, jumlah, dan harga. Setelah menjelang sore hari pukul 4 itu diadakan rekap hasil penjulan hari ini” tambah Arga.

Forum  diskusi berjalan dengan lancar dan terlihat begitu mengalir. Rekan-rekan Kopma STKIP maupun Kopmart IAIN tak sungkan saling bertukar pengalaman dan jaringan.

“Harapan atas kunjungan ini dapat menginspirasi Kopma Amanah memulai kembali memperbaiki struktur kepengurusan. Selain dari pada itu, dapat menjalin kerja sama dengan Kopma Se-Tulungagung”, ujar Vera menyampaikan harapan. []

read more
Kanthong

Peringati Hari Air Mapala Himalaya Bagikan Bibit Toga

DSC06419 (2)

Rabu (22/03). Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Himalaya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, menggelar aksi pembagian bibit Tanaman Obat Keluarga (toga) dalam rangka memperingati hari air sedunia. Acara ini dilaksanakan diseluruh kantor staf dan dosen IAIN Tulungagung pada pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB. Pembagikan bibit ini diberikan langsung kepada  semua staf dan dosen kampus IAIN Tulungagung. Ini  merupakan aksi perdana dalam peringatan hari air sedunia yang dilakukan oleh MAPALA IAIN Tulungagung.

read more
Cangkruk

Sosialisasi Menjadi GenBI

beasiswa_bi_febi_1

Tulungagung (10/3), – Jumat siang Bank Indonesia (BI) menggelar sosialisasi untuk para calon pendaftar beasiswa. Generasi Baru Indonesia (Genbi) merupakan komunitas mahasiswa penerima beasiswa BI. Forum ini mencoba memperlihatkan kepada calon pendaftar seluruh kegiatan yang diadakan Genbi.

Agus Eko Sujianto selaku Wakil Dekan tiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menerangkan,”Maksud dari diadakannya sosialisasi ini diharapakan mahasiswa yang benar-benar ingin bergabung dengan Genbi, mempersipakan lahir dan batin mengikuti seluruh kegiatan yang diadakan BI. Karena, dalam Genbi dituntut harus aktif dan konsekuen dalam kegiatan BI.”

read more
Cangkruk

FPF dan Dimensi Peringati Hari Perempuan Bersama

CIMG9234

Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada tanggal 28 Februari 1909 di New York dan diselenggarakan oleh Partai Sosialis Amerika Serikat. Pada tahun 1977, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai upaya memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia.

read more
1 7 8 9 10
Page 9 of 10