close

Sastra

Kepribadian ganda
Cerpen

Dua Orang yang Lupa Mengenal

Kaca pecah di jendela sana dan jendela sini. Pintu tetap terkunci rapat. Udara anyir di dalam hanya bisa keluar melalui jendela yang kaca-kacanya pecah itu. Semua penghuni rumah dalam keadaan tak terlalu baik, baik posisi
baca baca
Puisi

Surga Kelam

Banjir Lumpur Lapindo
Semburan hitam menjadi mimpi buruk anak cucu kami Bukan lagi hijau ranau yang menyelimuti selaput sayu mata Bau anyir dan
Cerpen

Cicak Buntung

cicak1
Gedung putih. Serba putih dan teratur, rapi. Lantai mengkilat, perabot mewah, halaman luas, licin. Setidaknya itu yang kulihat dari balik
tumbal-bocah-di-india
Cerpen

Tumbal

Rokan menumpahkan susu di samping petilasan Mbah Sumede. Bibirnya komat-kamit laksana dukun. Dia berusaha merapalkan mantra hafalannya sepanjang minggu. “Biarkanlah saya menang,” katanya. “Jika pun benar, akan ada banyak sesembahan Eyang.” Mendengar permintaannya, Mawut memincingkan
baca baca
Puisi

Asa Cangcorang Kerdil

ciricara.com-jakarta_kumuh
Tanah merekah, kering dan gersang Ringkih isinya, mengusik sekelebatan para cangcorang Yang berderai di kota, menggelisah di senja Berlumur resah,
Cerpen

Watu Murup

f440cd38a60e0d50e3c3b32388f8a340
(Simo, Kedungwaru, Tulungagung) Kabut menggantung di gunung. Mentari mengintip di timur. Para lelaki mengangkat bahu ̶  berdecak kagum pada pemandangan
Puisi

Bela Saja

fire_rainbow_1
Tuhan mengabulkan secara elegan Begitu juga mengambil secara elegan Pantas, memang Tuhan tak perlu dibela Jika kita membela, kita mengkerdilkan-Nya
Essai

Pupuk dan Pilkada

download
Pupuk sudah beranak pinak. Pupuk muncul di headline Kompas hari ini (Kamis, 16 Februari 2017) dalam tajuk Pupuk Kembali Persaudaraan.
1 4 5 6 7
Page 6 of 7