Ini­lah aku, Fanan.  Boc­ah istime­wa yang diberkahi Tuhan den­gan ibu sabar dan penyayang. Aku meng­habiskan banyak wak­tu bersamanya. Mulai dari mem­bu­atkan sara­pan, men­gan­tar ke seko­lah, men­ge­lap noda di pipiku, dan banyak hal lain.