By using our website, you agree to the use of our cookies.

Kategori: Diskusi

Diskusi

Disensor: Paradigma Kritis 

Par­a­dig­ma kri­tis ser­ing kali dilawankan den­gan par­a­dig­ma plu­ralis. Par­a­dig­ma plu­ralis per­caya bah­wa masyarakat meru­pakan wujud dari kon­sen­sus dan mement­ingkan kese­im­ban­gan. Artinya, keber­aga­man di masyararakat secara ala­mi mem­ben­tuk titik ekuilib­ri­um atau kese­im­ban­gan dalam ben­tuk kon­sen­sus. Pan­dan­gan ini bersum­ber dari August Comte, Emile Durkheim, Mark Weber, dan…

Diskusi

Diskasor: Filsafat Modern Rasionalisme 

Seti­ap zaman akan memi­li­ki karak­ter fil­safat­nya sendiri. Mulai dari Yunani Kuno, abad perten­ga­han, mod­ern dan pas­camod­ern. Namun, untuk menen­tukan pem­babakan terse­but bukan­lah perkara yang mudah, mengin­gat seti­ap zaman memi­li­ki karak­ter­is­tik atau fokus yang men­ja­di per­ha­tian­nya masing-masing.

Diskusi

Disensor: Menyoal Pengantar Analisis Wacana 

Kata “wacana” ser­ing dipakai oleh berba­gai kalan­gan, baik dalam stu­di bahasa, psikolo­gi, sosi­olo­gi, poli­tik dan lain seba­gainya. Tak sedik­it pula ahli yang mem­berikan batasan dan defin­isi berbe­da men­ge­nai hal ini. Dalam lapan­gan sosi­olo­gi, mis­al, wacana menunu­juk pada hubun­gan antara kon­teks sosial dari pemaka­ian bahasa.