Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News
By using our website, you agree to the use of our cookies.

Kategori: Cerpen

Cerpen

Semoga Badai Tidak Datang 

Berlari, lalu tangkap. Itu yang selalu aku lakukan bersamanya sebelum mata­hari ter­be­nam. Memang mele­lahkan, tetapi kami menikmatinya sam­bil menung­gu per­ahu Ayah untuk siap berla­yar. Seti­ap hari kami per­gi menangkap ikan bersama den­gan para nelayan. “Apa nan­ti malam kita menangkap banyak ikan? semoga cua­canya baik-baik saja.“, itu yang…

Cerpen

Amrita 

Buman­tara kian tengge­lam. Awang-awang nang terkun­ci mega lebih meningkatkan hawa cengk­er­am. Bersama cemeti dewa di belakang bongka­han muram. Lak­sana berse­dia mem­bu­mikan minu­man. Dan jujur saja, kelam sekadar men­jahili rembulan.

Cerpen

Kebenaran dan Kebohongan 

Alk­isah, di suatu kam­pus yang hijau dan teduh. Yang aman, kon­dusif, tak per­nah kisruh. Mungkin kare­na war­ganya yang patuh atau memang tidak ada borok-borok kekuasaan yang tak per­nah dis­en­tuh.  Ter­da­p­at dua maha­siswa yang sudah men­ja­di saha­bat sedari maha­siswa baru. Namanya Kebe­naran dan Kebohongan.

Cerpen

Hukum Rimba 

Pada suatu wak­tu, ter­ja­di per­si­dan­gan antara Alam den­gan Sapi­ens. Peng­gu­gat yang ter­diri atas Si Sapi­ens yang dik­laim Dar­win meru­pakan evo­lusi sem­pur­na dari nenek moyang mere­ka yaitu si Erec­tus dan ter­gu­gat dari raky­at Alam yang diwak­ili oleh Tuan Beringin, Tuan Celeng, dan Tuan Batu. Sidang dim­u­lai dengan…

Cerpen

Lorong Terjal Erdogan 

Ten­gah malam para makhluk Tuhan ter­bar­ing mer­a­jut mimpi. Ada kehidu­pan lain yang men­jalankan tugas­nya untuk mengek­sekusi. Jam dua belas malam sel Erdo­gan dige­­dor-gedor, tan­da bah­wa dia harus segera dis­eret ke ruan­gan yang pen­gap, segalanya ser­ba ter­tut­up tidak ada ven­ti­lasi udara. Ter­den­gar gesekan suara yang menyeret…

Cerpen

Beruntung 

Deru ken­cang kicau burung gere­ja mem­ban­gunkan tidur seo­rang gadis. Matanya mulai ter­bu­ka dan duduk seje­nak sebelum ban­gun sem­bari menen­gok jam dind­ing. Ia ber­jalan menu­ju rak buku di depan pin­tu, mengam­bil salah satu buku lalu mem­ba­canya. Getar gawai men­gal­ihkan per­ha­tian­nya. Matanya ter­be­lalak sete­lah menga­mati pesan-pesan di…

Cerpen

Harapan pada Sebuah Nama 

Semen­jak hari itu, aku mem­ben­ci buku. Jil­i­dan berlem­bar ker­tas mem­bu­atku kehi­lan­gan eloknya semes­ta. Pan­dan­ganku mem­baur bersama kabut dan embun pagi hari. Saat itu­lah aku menyadari aku akan mati. Aku buta huruf tatkala tulisan Bu Muyas bak Font Cal­ib­ri itu tak lagi bisa kubaca.

Cerpen

Khayalan yang menua dan mati di ujung cerita 

Perem­puan renta yang duduk di depan pin­tu sebuah min­i­mar­ket di Jalan Kam­bo­ja kini berusa­ha mening­galan tem­pat­nya. Langkah kakinya yang gemetar dipak­sanya berdiri. Ia seper­ti sebatang ran­du lapuk yang memak­sa dirinya tetap tegak sekalipun penebang kayu berusa­ha menebas­nya, digu­nakan seba­gai kayu bakar tidak murup dib­iarkan tetap…

Cerpen

Manifesto Cup-cake 

Loyang-loyang kon­glom­erasi ham­pir penuh. Tepung terigu, tepung beras, telur, gula pasir, mente­ga, dan bahan lain telah ter­cam­pur rata. Mix­er baru itu berhasil, melumatkan kege­lisa­han orang-orang atas keti­dakadi­lan yang ter­ja­di. Lele­han cok­lat juga mem­bu­at piki­ran mere­ka ter­al­ihkan lebih cepat, melu­pakan keke­ce­waan di malam sebelum­nya. Pagi ini pertem­pu­ran Cup-cake akan segera ter­ja­di. Kuali besar…

Cerpen

Pembantu 

Sara­pan kali ini tidak terasa nikmat. Sebab adikku yang memasak. Mungkin ini adalah kali per­ta­ma ia mema­su­ki dapur. Mem­bu­at kami sekelu­ar­ga men­ja­di kelin­ci per­cobaan masakan­nya yang han­cur. Dag­ingnya dipo­tong besar-besar, alot dan keras. Bum­bun­ya apala­gi, ter­lalu banyak saos.