Ia ter­diam. Menat­ap sayu pada kumpu­lan trofi yang ter­susun can­tik dalam lemari kaca di sudut kamar. Berba­gai trofi kejuaraan lom­ba tari tra­di­sion­al berdiri anggun dan berk­i­lau dalam pan­tu­lan cahaya sore, entah men­ga­pa trofi itu kini seakan-akan ten­gah mengejek…