Kultus yang Buram
Tuhan, lidahku terasa kelu,hatiku pun seolah sayu.Entah ada belati yang menghunusnya,atau mungkin tamparan faktabahwa negeri ini tengah layu. Entahlah, Tuhan, aku tak tahu.Untuk membaca saja rasanya tak mampu,apalagi menyoal rasa yang konon tabu itu.Ironis memang,diri ini seolah tumbuh dalam…
Mangkir
Satu kesaksian menunggu dilayangkan 56 kursi lipat tanpa meja Berdiri di tengah seperti pesakitan Siap diadili di muka para opziener Wajah kusut seperti sajak-sajak bumiputera Mengantar ia duduk tertunduk Sebagaimana rasa bersalah yang jatuh lalu hilang Ruangan itu melayang-layang…