Awan hitam mengingatkanku
Kepada bocah ingusan itu
Dibisikkannya rupa dunia
Indah langit biru katanya
Awan seputih kapas tambahnya
Mengerut dahiku, heran melihat
Awan jenis apa terpajang di atas sana
Tak nampak putih bersih
Tapi abu hitam kotor kurasa
Jika ini pertanda rahmat
Tapi mengapa malah membuat sesak umat
Pada tanya ku terus ikut campuri
Semakin dekat kutemui
Deru dentuman berdengung mendesis
Dum…. sisht….dum….sisht….dum….sisht
Terbelalak mataku melihat
Cerobong jelaga menganga
Memuntahkan partikel hitam menari di udara
Di situlah awan pembuat asma tercipta
Mengerut kembali dahiku bertanya
Apakah bisikan itu membutakan mata
Realita menampar cerita lama
Duniaku sudah berbeda
Spesies awan baru menjadi pertanda
Penulis: Netya Lekha
Ilustrator: Faizal