Mer­ah putih melam­bai di cakrawala

Ter­li­hat gagah mes­ki ter­tiup anila

Ini pusa­ka, buk­ti kebe­basan dan perdamaian

Yang dijahit dari kepilu­an jutaan air mata

Indone­sia, negeri ini namanya

Negeri seju­ta legenda

Ter­cip­ta dari pen­gor­banan tawa dan darah tak bersalah

Bermu­la dari udara yang pec­ah men­ja­di kabut hitam

Ser­ta ban­gu­nan yang penuh teri­akan menyakitkan

Kemerdekaan”

Sudah alpa rasanya panah ter­tan­cap di dada

Tak per­lu nyalakan api tuk taku­ti lawan

Tak per­lu hidup dalam bayang kecemasan

Tem­pat ting­gal kita, ter­lin­dun­gi olehnya

Kini sudah tiba waktunya

Ban­tu sesama, tan­pa salah menyalah

Hidup­kan cahaya, gunakan piki­ran yang ada

Kita satu, Bhin­neka Tung­gal Ika

Penulis: Vidya
Redak­tur: Nata­sya