Tulun­ga­gung, (29/8/2026) — Pen­gibaran ben­dera organ­isasi ekster­nal kam­pus, Perg­er­akan Maha­siswa Islam Indone­sia (PMII), ter­ja­di dalam hari ked­ua kegiatan Pen­ge­nalan Budaya Akademik Kam­pus (PBAK) Fakul­tas Ushu­lud­din, Adab, dan Dak­wah (FUAD) Uni­ver­si­tas Islam Negeri Sayyid Ali Rah­mat­ul­lah (UIN SATU) Tulun­ga­gung. Dalam aksinya, hal ini sudah diren­canakan tan­pa sepenge­tahuan Steer­ing Com­mite (SC).

Apa­bi­la menim­bang dalam per­at­u­ran maha­siswa (Per­ma) FUAD No. 5 Tahun 2025 Pasal 1 Ayat 2 dan 3 , men­je­laskan bah­wa PBAK adalah serangka­ian kegiatan bagi maha­siswa baru untuk Pen­ge­nalan Budaya Akademik dan Kema­ha­siswaan atau sejenis­nya yang ada di UIN SATU. Ben­tuk pen­gibaran ben­dera ini tidak sesuai kare­na PMII adalah organ­isasi yang bera­da di luar kam­pus dan tidak masuk dalam keten­tu­an pengenalan.

Pem­ben­tan­gan ben­dera terse­but dilakukan oleh dua orang anggota PMII yang tidak ter­li­bat dalam kepani­ti­aan PBAK. Namun dalam peren­canaan aksinya, pem­ben­tan­gan ben­dera dike­tahui oleh Ket­ua Pelak­sana dan Orga­niz­ing Com­mite (OC) Acara Kepanit­ian PBAK FUAD. Hakim yang men­ja­di salah satu P/IP mengutarakan bah­wa pen­gibaran ben­dera memang telah diren­canakan sebelum­nya. Ia menye­but tin­dakan terse­but telah dike­tahui dari pihak Ket­ua Pelak­sana dan OC acara.

Pen­gibaran ini sudah diacc oleh ket­ua pelak­sana PBAK FUAD,” terang Hakim.

Semen­tara itu, Fatkhur selaku Ket­ua Pelak­sana PBAK FUAD 2026, men­erangkan men­ga­pa ia tidak melarang aksi terse­but dikare­nakan pen­gibaran ben­dera bertu­juan untuk menun­jukkan iden­ti­tas diri seba­gai salah satu anggota organ­isasi ekster­nal PMII

Selan­jut­nya jika dil­i­hat lebih jauh, aksi ini juga tidak sejalan den­gan Per­ma FUAD Pasal 16 ayat 3 yang meny­atakan larangan meng­gu­nakan atribut yang tidak sesuai keten­tu­an PBAK.

Gilang selaku pihak Steer­ing Com­mit­tee (SC) men­gaku tidak tahu menahu soal ren­cana dari pen­gibaran yang bakal dilakukan. Ia kemu­di­an meny­atakan bah­wa pen­gibaran ben­dera terse­but bera­da di luar kendali. Misko­mu­nikasi antara pihak-pihak yang ter­li­bat dalam pelak­sanaan kegiatan diduga men­ja­di salah satu fak­tor ter­jadinya peri­s­ti­wa terse­but. Pihak yang melakukan pen­gibaran ben­dera juga telah dim­intai keteran­gan oleh pani­tia terkait tindakannya.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di per­ha­t­ian dalam pelak­sanaan PBAK mengin­gat ter­da­p­at sejum­lah organ­isasi maha­siswa ekster­nal yang berang­gotakan di lingkun­gan UIN SATU Tulun­ga­gung. Pen­gibaran atribut salah satu organ­isasi dalam kegiatan akademik kam­pus dini­lai berpoten­si menim­bulkan per­soalan terkait netral­i­tas kegiatan ser­ta peng­hor­matan ter­hadap keber­adaan organ­isasi maha­siswa lainnya.

Penulis: Fahru Rozi
Redak­tur: Sifana Sofia
Foto: Dok. Dimensi