DPR RI dan Krisis Representasi: Wakil Rakyat yang Terus Menjauh dari Rakyat
Dalam teori demokrasi representatif, wakil rakyat (parlemen) idealnya merefleksikan aspirasi konstituen, menjamin keterlibatan publik, dan mengawasi jalannya eksekutif. Namun, realitas DPR RI menunjukkan bahwa institusi ini tengah menghadapi krisis legitimasi representatif. Meski secara formal mengklaim sebagai wakil rakyat,…
Darurat Tanggungjawab dan Krisis Kinerja DEMA‑U
Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) merupakan organisasi eksekutif yang berfokus pada pelaksanaan program/kegiatan kemahasiswaan. Hal ini sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) No. 3814 Tahun 2024 yang mengatakan bahwa sistem kepemimpinan DEMA adalah presidensial/eksekutif yang dibantu…
GONJANG-GANJING PEMIRA GENTING
Rangkaian kejanggalan yang membersamai Pemilihan Umum Raya (Pemira) 2025 bukanlah peristiwa yang baru. Hal ini menyimpulkan adanya pengelolaan pemilu mahasiswa yang selama bertahun-tahun dibiarkan berjalan tanpa evaluasi. Pemira bukanlah rutinitas administratif yang dijalankan tanpa arah, melainkan menjadi ruang…
Kritik Bukan Berarti Membenci
“Tulisan-tulisan kalian terlalu tajam. Sesekali dong bikin berita yang membanggakan kampus.” Kalimat itu bukan hal baru bagi kami, para pers mahasiswa. Ia datang bukan dari orang asing, melainkan dari pihak kampus sendiri. Sebuah permintaan yang terdengar wajar, tapi…
Dikit-dikit Denda, HMPS Apa Satlantas
Semakin hari, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) terlihat semakin bringas dalam menjalankan program kerjanya. Mereka memaksa mahasiswa Prodinya sendiri untuk bergabung dalam kegiatan yang mereka adakan. Jika tak ada perwakilan delegasi di setiap kelas, maka kelas tersebut akan…
Upaya Pelestarian Ketimpangan Perempuan Lewat Poligami
Poligami kerap menjadi topik perdebatan hangat di masyarakat Muslim. Sebagian kalangan melihatnya sebagai praktik yang sah dan dibenarkan agama, sementara yang lain menilai poligami lebih banyak menghadirkan luka sosial, terutama bagi perempuan. Perdebatan ini tidak hanya menyentuh ranah…
Aktif Berselancar di Sosial Media, Tenggelam di Dunia Karya
Media sosial kini telah menjadi panggung utama bagi mahasiswa. Hampir setiap hari kita melihat unggahan yang beragam: mulai dari rutinitas kampus, konten hiburan, hingga konten pribadi mereka. Aktivitas ini tentu menunjukkan betapa mahasiswa melek teknologi dan pandai berekspresi.…
Gerakan Mahasiswa Tulungagung yang Tumpul: Hebat di Ruangan, Mandul di Lapangan
Gerakan mahasiswa sejak dulu selalu dipandang sebagai motor perubahan. Kampus dan organisasi mahasiswa seharusnya menjadi ruang dialektika, tempat mengkaji permasalahan lokal, daerah, maupun nasional. Dari problem petani yang kehilangan lahan, buruh yang tertindas upah murah, sampai isu nasional…
Kedok Citra Positif Melalui Ojektifikasi Perempuan
Munculnya akun @uinsatu.cantik di media sosial tiktok menambah daftar hitam akun yang melanggengkan objektifikasi pada perempuan di ranah kampus. Objektifikasi adalah tindakan memperlakukan seseorang sebagai barang tanpa memperhatikan martabat dari orang tersebut. Objektifikasi seksual pada perempuan dapat terjadi…
Morat Marit Muri PBAK 2025
Asal-asalan panitia PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kebudayaan) dalam mempersiapkan agenda tahunan ini berisiko mendatangkan banyak kritik. Tak hanya ramai dengan ujaran, gagalnya acara seharusnya terjadi apabila SEMA (Senat Mahasiswa) benar-benar tegas dalam melakukan pengawasan PBAK tahun ini.…