close
Cangkruk

Geger Bendera Ormek Ilegal di PBAK 2018

Dimensipers.com (14/8). Senin malam (13/8) sehari sebelum Pengenalan Budaya dan Akademik Kemahasiswaan (PBAK) ada bendera Organisasi Ekstra (Ormek) terpasang di gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Bendera Ormek itu bertuliskan “Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. “Rayon Pendobrak” Muhammad Yunus Al-Muys” dan yang berlogo Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.

Kru Dimensi menanyakan terkait perizinan pemasangan bendera kepada Abad Badruzzaman Selaku Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan. Dalam jawabannya, Abad sudah memberikan instruksi kepada satpam untuk mengingatkan oknum yang memasang bendera agar menurunkan bendera. Abad menegaskan, bahwa sebelumnya juga ada kasus serupa dan sempat memberikan teguran, namun sekarang masih diulangi. “Ndan, tolong ingatkan yang memasang bendera organisasi ekstra kampus supaya menurunkan benderanya. Dulu sudah diingatkan tapi kok tetep saja dipasang. Nanti ormawa ekstra lainnya protes,” begitu instruksi Abad kepada komandan satpam IAIN Tulungagung.

Lebih lanjut, Abad sudah berupaya menjalin komunikasi dengan Ketua Komisariat PMII tapi masih belum ada respon. Turunnya instruksi ini belum juga mendapat respon dari panitia PBAK. Sejak berita ini diterbitkan, bendera masih juga terpasang di gedung FTIK. Pemasangan ini sempat menimbulkan kontra di antara ormek lainnya, sehingga dirasa perlu adanya tindakan tegas dari pihak kampus agar ormek tidak semena-mena pada agenda kampus. []

dok. istimewa
Tags : #ormekpbak 2018
Rifqi Ihza F

The author Rifqi Ihza F

9 Komentar

  1. Ini berita kog isinya cuman tentang penghasutan dan isu isu syara…
    Tolong dong kalau nulis berita yang lebih mendidik sedikit biar tidak menimbulkan perselisihan dan perpecahan

    #salammahasiswaakademis

  2. Bagus, tpi seharusnya apa yg kita konsumsi jangan seperti itu, lebih ke pesan moral aja
    Contoh saja kalimat tarjih dari jargon pbak fuad tashun 2018 ini… wkwk
    Yang unik nyleneh tapi didalamnya mengandung pesan moral tertentu yang memancing keintelektualisasi kita.

  3. Saya menyimak dari beberapa berita dari crew disemensi dapatkan. Yang saya amati, kenapa crew dimensi hanya menyinggung salah satu ormek yang ada? Apakah ada kepentingan lain dibalik itu semua?

  4. Terimakasih pada dimensi yang sudah menulis berita ini . Mengenai bendera itu pun juga menjadi kontra bagi mahasiswa/oraganisasi lain baik ektra maupun intra

  5. Bravo DIMENSI… Bravo.

    Ini bukan penghasutan SARA ataupun berbau kepentingan. Coba temen2 kaji lagi tugas dan fungsi Pers Kampus,
    DIMENSI hanya melakukan tugasnya,

    Mengenai PMII itu,
    Masak NU gak tunduk pada ustadnya ?
    Masak NU sejidatnya sendiri. ?
    Masak NU melanggar peraturan ?
    Ups…
    Aku rindu PMII yg dulu.

  6. coba deh kalian sebagai pers usut tentang penerimaan mahasiswa baru yang banyak akan tetapi fasilitas gedung yang kurang, katakanlah kelas aja lah, banyak mahasiswa baru atau lama yang harus loncat ke gedung sini lah sana lah situ lah, dari pada ginian terus, unfaedah

Leave a Response