close
Puisi

Manusia Satu Karsa

Apakah kau tidak tahu Tuhanmu Maha Bisa?

Apakah kau lupa Tuhanmu maha mahir menciptakan karya

Apakah iya, Tuhanmu hanya menciptakan makhluk dengan satu rasa

Apakah iya,  Tuhanmu hanya mampu menciptakan mahkluk dengan satu karsa

Tidak semua manusia berstruktur itu yang paling benar

Apakah kau lupa? Seniman dengan beraneka indah karyanya

Setiap inci saluran kepala selalu berbeda

Sempurnamu dengan sempurna-Nya pun tak sama

Mungkin iya toleransimu kini masih janin

Iya, janin tanpa nutrisi

Ada, namun tidak berkembang

Kau manusia dengan segala keteraturanmu

Aku manusia dengan segala kebalikanmu

Kau buat seolah-olah surgaku dahulu, jadi nerakaku kini

Tempat dengan penuh penolakan, sesadis ini

Penuh penekanan yang membuatku enggan, enggan untuk berpulang

Debu pembuat kusam saja sanggup memberi kebahagiaan

Walaupun hanya sekejap berlalu

Angin pun tak malu, melewati sanubari yang sendu

Ketika kutatap, benda bertunggang manusia itu seolah memberiku sapaan

Lalu-lalang dengan sinar secercah harapan

Teruntuk engkau maksud dari semua tulisan

Aku bukan makhluk yang paling benar

Paling tidak, anggaplah aku ini sedikit berguna

Bukan pencitraan atau pujian, aku hanya butuh pengakuan

Hatiku merasa, tuturku mengucap, mataku menatap, tanganku berbincang, batinmu mengeja

Tags : puisi
Natasya Pazha

The author Natasya Pazha

Hatiku merasa, tuturku mengucap, mataku menatap, tanganku berbincang, batinmu mengeja

Leave a Response