Ada yang menghen­tikan lamunan

Aku terte­gun meli­hat potret­mu dalam dekapku

Piki­ranku melarut dalam cakrawala

Mes­ki ada rindu yang ter­lam­pau candu

Mes­ki ada rebah yang berang­sur jatuh

Aku masih berlari

Menyeru­ak lau­tan kepala

Meny­ingkap sudut sepi dan gelap

Rinduku merekah berakar pada waktu

Mem­bawa kesun­yian di sebuah petang

Menyem­pur­nakan kein­da­han alam den­gan kete­nan­gan di lelap malam

Ribuan kilo­me­ter selalu jadi persoalan

Seper­ti hara­pan tak beru­jung yang bingkaikan rindu

Di sepi pal­ing runcing

Napasku sesak dan aku mulai terisak

Tubuhku basah

Rin­tik air meng­guyurku tan­pa henti

Pada hujan sen­ja temaram aku mengenangmu

Penulis: Vidya
Redak­tur:
Nata­sya