Sebanyak 9 UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan UKK (Unit Kegiatan Khusus) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung adakan pertemuan bersama di Warung Kopi Edukasi Taman Puring pada tanggal 27 Agustus 2025. Forum ini diadakan guna mendiskusikan hasil rapat inagurasi yang menyoal stempel UKM/UKK. Hasil rapat inagurasi menyatakan bahwa mahasiswa baru hanya dicukupkan mendapatkan 5 stempel dari beberapa UKM/UKK sebagai batas minimal mengikuti kegiatan Inagurasi PBAK 2025.
Adanya peraturan tersebut, UKM dan UKK merasa resah. Mereka khawatir akan minimnya minat mahasiswa baru untuk mengikuti organisasi-organisasi intra kampus. Padahal, pemberian stempel UKM/UKK di hari ke 5 PBAK menjadi langkah awal untuk memperkenalkan organisasi-organisasi yang ada di kampus.
Hasil dari pertemuan 9 UKM dan UKK adalah mahasiswa baru harus mendapatkan stempel dari masing-masing UKM/UKK, yaitu berjumlah 16 stempel. Kemudian, untuk ploting tempat setiap UKM/UKK tetap mengikuti peraturan yang telah dibuat oleh panitia. Jika hal ini tidak disetujui panitia penyelenggara PBAK 2025, maka para UKM/UKK sepakat untuk tidak memberikan stempel bagi mahasiswa baru sebagai aksi protes mereka. Jika pihak panitia penyelenggara PBAK setuju akan usulan dari UKM/UKK, maka mereka harus memberikan bukti chat atau himbauan yang telah disampaikan kepada mahasiswa baru.
Setelah keputusan ini disampaikan kepada pihak DEMA‑U (Dewan Esksekutif Mahasiswa-Universitas) dan panitia pelaksana kegiatan PBAK U 2025, mereka memberikan tanggapan positif terhadap usulan tersebut. Guntur selaku SC (Sterring Comitte) inagurasi menyetujui hal tersebut, dengan catatan UKM/UKK harus berkomitmen untuk datang tepat waktu pada jam 06.30 AM. di stand masing-masing.
“ ya itu ndak papa. Oke jam Setengah tujuh, maba (mahasiswa baru) mulai jam setengah 7 tapi nanti check-innya jam 6. Misal UKM siap jam 6 ya monggo mulai promosi. Intinya maba mulai minta stempel itu jam 06.30 AM”. Jelas Guntur.
Ketika diskusi berlangsung, Guntur memberikan keterangan dibuatnya peraturan minimal mendapatkan 5 stempel karena untuk memberikan ruang bagi pihak UKM/UKK mempromosikan organisasi mereka, tanpa ada ketergesaan untuk memberikan stempel di setiap mahasiswa baru. UKM/UKK dapat mempromosikan organisasinya secara maksimal di pagi hari saat inagurasi. Ia sempat menyayangkan dengan adanya pertemuan ini, kenapa hal seperti ini baru dibicarakan ketika H‑1 inagurasi PBAK 2025. Padahal, rapat untuk penampilan inagurasi dari UKM/UKK sudah diadakan sejak 25 Juli 2025.
Penulis: Khayatul Amalia
Reporter: Aina Nur Rohmah & Amalia
Redaktur: Mustofa Ismail
UKM dan